TARAKAN, mediakaltara.com – Sebanyak 364  Santri dari ratusan unit TK Al-Quran di bawah Lembaga Pendidikan dan Pengembangan TK Al-Quran (LPPTKA) – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tarakan, di Hafalah Musyahadah (Wisuda) dalam Angkatan XXIX, tahun pembelajaran 2019, Sabtu (25/1/2020) pagi.

Dalam sambutanya, Ketua umum DPD BKPRMI Tarakan, Kamal S.H, M.Pd mengatakan, dengan acara ini pihaknya meminta orang tua santri, agar tetap memperhatikan dan terus memperbaiki bacaan anaknya.

“Kami akan kembalikan tongkat estafet ini kepada masing-masing orang tuanya. Selanjut orang tua harus memikirkan anak-anak ini, serta kembali memperbaiki bacaannya, jangan sampai wisuda hari ini menjadi kenangan dan terhapus dalam sebuah sejarah,” kata Kamal.

Sebelum Prosesi Wisuda, BKPRMI Tarakan menyerahkan bantuan uang tunai untuk korban kebakaran pasar lingkas, melalui Baznas Tarakan.

Selain melakukan pembinaan dan pemberdayaan, Kamal mengaku, BKPRMI juga membagun mitra kepada Kementerian Agama, dan Disdikbud, agar saat bergerak  tak di persulit rekomendasi ketika masuk ke sekolah-sekolah.”Sekarang jarang kita lihat ada remaja islam berkumpul di masjid, maka lewat kemitraan ini kami akan berupaya. Jika tidak sekarang, kapan lagi kami membangun, kalau bukan saat ini. Langkah kami bisa, tapi tangan kami butuh bantuan dari pemerintah kota,” imbuhnya.

Direktur LPPTKA, Achmad Syahrani Yusuf menambahkan, Hafalah Musyahadah (Wisuda) 364 santri tahun pembelajaran 2019 ini berjalan lancar. Wisuda yang dilakukan LPPTKA-BKPRMI Tarakan ini sudah yang ke 29 kali.

“Insyaallah kedepan kita tingkatkan, karena dari level B, untuk persiapan level C kami ada ancang 470 santri di tahun pembelajaran tahun 2020 ini. Kemudian tadi ada 10 santri terbaik, itu hasil munaqosah akhir atau ujian akhir, sesuai sitem kelembagaan kita yang mengacu kurikulum 2010 dan juga pedoman Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Mereka lulus terbaik saat ujian lisan maupun tertulis. Jadi mereka tadi dapat piagam dari BKPRMI, lalu dari Baznas di berikan Al-Quran, dan dari Bank Kaltimtara Syariah mereka di beri uang tabungan,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Tarakan, dr. Khairul M.Kes berharap, wisuda santri Taman Pendidikan Al Quran (TPA) XXIX se-kota
Tarakan dengan tema “Bumikan Al-Quran dalam kehidupan menuju Tarakan bermartabat, religius dan mandiri” sebagai modal generasi anak-anak islam penerus bangsa.“Anak-anak kita ini generasi penerus, awal yang baik untuk membekali mereka dengan ilmu Al-Quran ini,” harapnya.

Ketua BKPRMI Tarakan menyerahkan penghargaan kepada walikota Tarakan dan Kemenag.

Menurutnya, wisuda santri ini menjadi peran penting bagi pertumbuhan anak. Sehingga santri TPA jangan sampai putus dalam menghafal Al-Quran.

“Kita berharap generasi berikutnya yang muslim betul-betul generasi qurani. Kan yang keluar ini kan penghafal, jadi harus betul-betul jadi, tidak sekadar lulus begitu. Harus bisa melanjutkan ke Taklimul Quran Lil Aulad, supaya tidak lupa dan ilmunya bermanfaat juga,” tuntasnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here