TANJUNG SELOR, mediakaltara.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP, menerima silahturahmi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XIII Tarakan, Haris Bima Bayuseto di ruang kerja wakil gubernur, Kamis (29/4).

Haris Bima Bayuseto didampingi Asops Danlantamal XIII Kolonel Laut (P) Sri Rakhmadi dan Aslog Danlantamal XIII Kolonel Laut (T) Fitanto Sony, tiba di kantor gubernur sekitar pukul 9.15 WITA dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Yansen TP.

Pertemuan kali ini adalah untuk penyampaian mutasi tugas Danlantamal XIII Tarakan ke Komandan Gugus Angkatan Laut (Kormada I) Batam sekaligus menyampaikan agar silahturami yang telah terjalin dengan pemerintah provinsi tetap terjaga.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan bapak gubernur. Saya juga tidak tahu kapan akan serah terimanya kapan. Saya antisipasi jika tidak ada waktu lagi, tidak sempat berpamitan,” terang Haris dihadapan Wagub Yansen TP.

Di tengah pertemuan hangat tersebut, sempat membahas tentang kejadian duka yang dialami oleh TNI yaitu status “On eternal Patrol” Kapal Selam Nanggala 402. Wagub Yansen TP, mengungkap rasa haru dan bela sungkawa terhadap para prajurit yang telah gugur.

“Kejadian ini bukan pertama kalinya pak. Pernah di alami Argentina, kapal selamnya ditemukan satu tahun kemudian. Jadi ini (Nanggala 402,red) termasuk sangat cepat,” ungkap pria yang telah bertugas di Tarakan selama satu tahun empat bulan ini.

Selanjutnya, Haris Bima Bayuseto juga melaporkan perkembangan pengelolaan tanah bagi TNI di Kabupaten Malinau yang pernah diberikan Wagub Yansen semasa menjadi Bupati Malinau.

“Di Malianau, tanah yang bapak berikan itu rencananya kita buat Posal (Pos TNI AL,red), saat ini sudah kami bentuk Satgasnya (Satuan Tugas,red),” sambungnya.

Wakil Gubernur berharap, tanah yang diberikan dapat dikelola dengan baik.

“Saya berikan gambaran ke masyarakat, apa yang bisa membuat kita maju. Biasanya kalau masyarakat yang pergi kadang-kadang ada masalah sosial. Kalau satuan tugas begini bisa dibangun apakah disitu,” harap Wagub Yansen TP kepada rombongan.

Dijabarkan kembali oleh Wagub Yansen TP, bahwa lokasi tanah tersebut tepat berada di jalur perbatasan Krayan dan Labang. Sehingga diperlukan pos kemaanan untuk menjaga wilayah terutama perlintasan orang.

“Saya ngambil waktu saja untuk bisa ketemu bapak lagi. Dari Utara (Tarakan,red) ke sini, sekarang Utaranya di Barat (Batam,red). Dari melihat laut, sekarang melihat Singapore. Disana lebih kompleks pak masalah khususnya masalah keamanan laut,” imbuh Haris.

Diakhir pertemuan, Wagub Yansen TP menerima tanda cinderamata ysng diserahkan langsung oleh Danlantamal XIII Tarakan dan sesi foto bersama. (ahy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here