TARAKAN, mediakaltara.com – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi menghadiri Inaugural Penerbangan Perdana Balikpapan-Tarakan maskapai Garuda Indonesia di Ruang Keberangkatan Internasional, Bandar Udara (Bandara) Juwata Tarakan, Sabtu (21/11) pagi.

Penerbangan rute baru Garuda Indonesia ini, dibuka selama 3 kali seminggu. Yakni, pada Selasa, Kamis dan Sabtu setiap minggunya. Adapun rute yang dilayani, adalah Tarakan-Balikpapan-Makassar dengan nomor penerbangan GA465 bertipe pesawat Bombardier.

Dikatakan Teguh, keberadaan transportasi yang memadai, utamanya dengan dibukanya kembali rute Balikpapan-Tarakan oleh Garuda Indonesia maka diharapkan mampu meningkatkan perekonomian juga berpengaruh pada pertumbuhan politik, sosial dan budaya.

Pjs Gubernur Kaltara saat menghadiri Inaugural Penerbangan Perdana Balikpapan-Tarakan maskapai Garuda Indonesia

“Indonesia, khususnya Kaltara saat ini sudah mulai bangkit dari dampak pandemi. Insya Allah dengan adanya penerbangan Garuda Indonesia ini akan semakin menunjang percepatan pembangunan di wilayah Kaltara,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia, Prasetio menuturkan keberadaan Garuda Indonesia memang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan daerah, khususnya Kaltara.

“Rute yang menghubungkan Tarakan dengan kota lainnya ini, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Tarakan dan kota yang terkoneksi. Utamanya, UMKM meubel, perahu dan lainnya. Dengan kata lain, Garuda berupaya berkontribusi terhadap perbaikan ekonomi nasional didalam masa pandemi ini, khususnya di Tarakan,” ungkapnya.

Dalam penerbangan yang dilakukan, Prasetio memastikan bahwa keamanan pengguna layanan menjadi atensi. Utamanya, didalam masa pandemi. Dimana, dalam setiap ruangan yang ada di armada yang digunakan selalu disinfeksi atau disterilisasi untuk meminimkan resiko penularan virus maupun kuman penyakit. “Protokol kesehatan sangat ketat kami terapkan terhadap setiap penerbangan yang dilakukan,” jelasnya.

Diungkapkannya juga bahwa diharapkan dengan kehadiran Garuda Indonesia di Kaltara, akan makin meningkatkan persiangan usaha di bidang usaha penerbangan dan kargo di Kaltara. Dengan kata lain, tiket pesawat dapat lebih terjangkau, dan harga kargo pun semakin kompetitif.

Garuda Indonesia sendiri sudah pernah melayani penerbangan dari dan ke Tarakan. Namun, dalam perjalanannya, manajemen Garuda sempat memutuskan untuk menghentikan penerbangannya dari dan ke Tarakan tersebut dengan alasan tertentu.

Usai menghadiri acara inagurasi tersebut, Pjs Gubernur Kaltara melanjutkan kegiatannya dengan menyambut kedatangan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I.N.G Sudihartawan dan istri di VIP Room Bandara Juwata Tarakan.

Dijelaskan Pangkoarmada II, kedatangannya ke Kaltara dalam rangka menyambut kedatangan Satgas Operasi Bima Suci 2020 yang kini tengah dalam pelayaran etape ketujuh menuju Tarakan, Kaltara, untuk mendukung kegiatan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2020 Taruna dan Taruni AAL. Pada kegiatan ini turut berlayar KRI Bima Suci yang merupakan kapal latih taruna-taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III angkatan ke-67 yang didampingi KRI John Lie-358.(humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here