Sidak BKIPM, Dapati Ikan Terkena Bakteri salmonella

TARAKAN, mediakaltara.com – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan kembali turun ke pasar ikan melakukan inspeksi mendadak (sidak), yang menemukan bakteri pada ikan salmonella.

Kepala Seksi Tata Pelayanan BKIPM Tarakan, Jonison membeberkan, salmonella merupakan bakteri enterobakteria gram negatif berbentuk tongkat yang bisa menyebabkan demam tifoid, demam paratipus serta keracunan makanan.

“Kami tadi sidak di Pasar Gusher, Tenguyun dan Beringin. Ikan berbakteri ini kita temukan dari salah satu pasar yang di datangi. Hasil temuan ini mengirimkan rekomendasi agar Pemerintah kota melakukan pembinaan. Selain itu kami juga merencanakan pertemuan dengan seluruh instansi terkait,” ungkapnya, Jumat (25/10/2019).

Lanjut Jonison,  Lima jenis uji sampling hasil laut dari sidak kali ini berupa ikan bawal, ikan layang, udang, ikan bandeng, serta ikan kering. Ia juga menjelaskan, bakteri lain paling di antisipasi yaitu formalin.

“Namun, bahan formalin kan biasanya sudah terbawa dari ikan itu sendiri. Kandungannya dianggap tidak membahayakan manusia, karena ada ambang batasnya. Sementara masuknya jenis ikan layang selama ini dari Malaysia, tidak resmi. sehingga tidak dilakukan pemeriksaan kandungan ikan,” ujarnya. (m86/rt20)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *