TARAKAN, mediakaltara.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara dan BNN Kota Tarakan memusnahkan sabu Sebanyak 565,31 gram. Dari semua barang bukti yang dimusnahkan ini, sebanyak 436,25 gram sabu hasil pengungkapan BNNP Kaltara dan 138,06 gram sabu hasil pengungkapan BNN Kota Tarakan.

Usai kegiatan, Kepala BNN Kota Tarakan, Agus Surya Dewi menerangkan, sebenarnya ada dua pengungkapan kasus, namun hanya satu barang bukti yang dimusnahkan. Sedangkan satu tersangka, AR (19) barang buktinya tidak dimusnahkan karena untuk keperluan persidangan dan laboratorium.

“AR ini kita tangkap di Losmen, 28 September lalu dengan barang bukti 33 bungkus plastik bening berisi total 5,24 gram sabu,” terangnya.

Dewi mengungkapkan, AR nekat berjualan sabu untuk menambah dana menikah. AR mengaku baru saja kenal sabu dan terdesak jualan karena butuh uang.”AR ini pemain baru, bilangnya jualan sabu untuk modal nikah, karena tidak ada pekerjaan. Kalau mau modal nikah sudah dikumpul, mau berhenti jualan sabu katanya. Baru mulai jualan juga awal tahun ini,” ungkapnya.

Berbeda dengan BG, kata Dewi sebelumnya pernah berurusan dengan polisi namun dalam perkara perkelahian. Sempat dipenjara namun hanya beberapa bulan. Kali ini BG maupun AR akan disangkakan pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 Undang undang No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara tiga tersangka lain, hasil pengungkapan BNNP Kaltara dengan inisial AS, MY dan SF.”Tiga tersangka ini datang ke Tarakan mau ambil sabu. AS yang jadi otaknya. Tapi karena takut bawa ke Sulawesi Selatan, jadi sabu mereka masukkan dalam kotak speaker lalu dikirim via jasa pengiriman,” singkat Kabid Pemberantasan BNNP Kaltara, AKBP Deden Andriana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here