TARAKAN, mediakaltara.com – Sabu-sabu pengungkapan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara dan Bea Cukai Tarakan seberat 332,66 gram dari dua tersangka berinisial MS dan HK, dimusnahkan, Rabu (9/6/2021).

Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Samudi mengungkapkan, sabu berasal dari Malaysia ini, berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti tim berantas BNNP Kaltara dan dikembangkan bersama Bea Cukai Tarakan.

“Saat dilakukan pengejaran di laut, sesuai informasi yang didapat ternyata sabu sudah berada di daratan dan pelaku menginap di salah satu hotel yang ada di Tarakan,” ungkapnya.

Pelaku MS dan HK kata Samudi, diamankan 28 April lalu di tempat berbeda. MS diamankan di salah satu hotel yang ada di Tarakan, kemudian dikembangkan dan didapati sabu disembunyikan MS di pagar seng rumah pamannya, Gang Kelapa, RT. 6 Kelurahan Kampung Enam.

“Sedangkan satu orang lagi berinisial AB masih dalam pengejaran petugas dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kami tidak sempat mempublikasikan pengungkapan ini, sebab masih dilakukan pengembangan dan pengejaran tersangka AB,” katanya.

Dijelaskan Samudi, sabu tersebut di ambil MS atas perintah AB dari Sebatik, Kabupaten Nunukan. Selanjutnya setiba di Tarakan sabu di serahkan kepada AK.

“Tim melakukan penangkapan terhadap AK di salah satu homestay Jalan Sebengkok Waru, sehari setelah penangkapan MS. Keduanya digiring ke kantor BNNP Kaltara dan langsung ditetapkan tersangka,” terangnya.

“Sabu ini selain akan diedarkan di Tarakan, juga akan diedarkan di Palu, Sulawesi Tengah. Sabu dibawa MS melalui jalur laut ke Tarakan dengan menumpang speedboat nelayan,” lanjutnya.

Samudi Menyebutkan, kedua tersangka ini belum pernah berurusan dengan aparat, namun keterlibatan dalam peredaran sabu masih di dalami apakah pernah meloloskan sabu sebelumnya.

“Kedua tersangka sudah di tahan, dan akan dijerat pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 Undang undang No. 35 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” demikian Kepala BNNP Kaltara. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here