RSUD Nunukan Tawarkan MCU Kepada ASN

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan menawarkan 3 paket fasilitas Medical Chek Up (MCU) kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan karyawan di perusahaan – perusahaan swasta yang berdomisili di wilayah Kabupaten Nunukan. Penawaran tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Kabupaten Nunukan dr. Dulman saat melakukan presentasi tentang kesehatan di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan.

Presentasi Kesehatan yang dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang tersebut diikuti oleh para kepala seksi, kepala bagian di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, dan beberapa perwakilan dari perusahaan swasta.

Dalam presentasi kesehatan tersebut disampaikan bahwa tiga fasilitas MCU yang ditawarkan adalah Paket A, Paket B, dan Paket C dengan harga yang ditawarkan mulai dari sekitar Rp. 500 ribu – Rp. 2 juta, tergantung fasilitas yang akan didapatkannya.

Untuk Paket A yang paling murah, MCU yang dilakukan meliputi rontgen dada, pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan urin lengkap, nadi, buta warna. Sedangkan Paket B meliputi semua fasilitas di Paket A ditambah dengan pemeriksaan mata, jantung, penyakit dalam, dan kebidanan. Sementara untuk Paket C, fasilitas yang akan diterima adalah seluruh fasilitas di Paket A dan B ditambah dengan pemeriksaan gigi dan THT.

Dalam presentasi tersebut dr. Dulman menyampaikan bahwa MCU atau pemeriksaan rutin minimal setahun sekali semestinya dilakukan kepada para pegawai dan karyawan sawsta. Hal itu sangat penting untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit berbahaya, seperti jantung, hipertensi, gagal ginjal, stroke, kanker, dan beberapa penyakit lainnya yang sebetulnya bisa dicegah dengan melakukan pemeriksaan rutin. Disamping itu, menurut dr.Dulman, dengan MCU juga bisa mencegah terjadinya kematian mendadak, menjaga produktivitas, dan melindungi keluarga para pegawai dan karyawan.

Lebih jauh disampaikan bahwa saat ini potensi terkena penyakit berbahaya di kalangan pegawai dan karyawan semakin tinggi akibat pola hidup yang tidak sehat, stress, merokok, dan lingkungan. Apalagi, dalam jangka panjang klaim BPJS terhadap penyakit jantung, gagal ginjal,stroke, dan koma diabetik kemungkinan besar akan dihilangkan karena sangat membebani APBN.

“Untuk itu kita harus melakukan pencegahan lebih awal, caranya dengan menerapkan pola hidup yang sehat, tidak merokok, dan rutin melakukan MCU. Dan saya jamin peralatan dan tenaga medis di Rumah Sakit Nunukan sudah sangat lengkap dan memadai,” kata Dulman.

Dalam kesempatan yang sama, Robby Nahak Serang menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong para ASN dan karyawan swasta yang berdomisili di wilayah Kabupaten Nunukan untuk melakukan MCU secara rutin. Selama ini, menurut Robby, masyarakat sering abai dan sayang jika harus mengeluarkan uangnya untuk melakukan pemeriksaan rutin.

“Padahal kalau sudah terkena penyakit biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih mahal. Saat ini banyak orang yang lebih sayang terhadap mobilnya ketimbang dirinya sendiri, buktinya kalau mobilnya tiap tiga atau empat bulan masuk bengkel diservis, ganti oli, tetapi kalau untuk chek up setahun sekali saja malah banyak yang tidak mau,” ujarnya.

Robby pun mengajak para ASN dan karyawan swasta untuk menjadi pelopor kepercayaan kepada RSUD Kabupaten Nunukan. Selama ini, katanya, kita sering latah, katanya fasilitas rumah sakit di Tarakan atau Tawau jauh lebih baik, padahal sama saja, peralatanya juga sama. Jadi harus kita gaungkan bahwa rumah sakit kita juga tidak kalah dibandingkan dengan rumah sakit di Tarakan, Tawau atau di kota – kota besar lainnya. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengusahakan dilakukanya penandatanganan MoU antara RSUD dengan perusahaan -perusahaan swasta, dan isntansi pemerintah. (HUMAS)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *