TARAKAN, mediakaltara.com – Razia Pekat sekaligus Pendisiplinan Protokol Kesehatan gabungan, menyasar rumah kos-kosan, Penginapan dan Tempat Hiburan Malam (THM). Menjaring beberapa orang yang melakukan pelanggaran.

Razia yang di bagi menjadi dua tim ini mendapati pasangan bukan suami istri dalam kos dan penginapan. Sedangkan di THM petugas gabungan menemukan sejumlah pemandu karaoke tidak memiliki identitas.

Kasi Trantib Satpol PP Provinsi Kaltara, Aspian Noor menuturkan, Razia berakhir hingga dini hari. Dari razia regu satu di rumah sewa dan kos-kosan di wilayah kelurahan Kampung Satu ditemukan beberapa remaja yang tidak memiliki KTP dan ada yang berduaan bukan suami istri.

“Selanjutnya petugas melakukan pendataan dan yang bukan suami istri kita amankan di kantor Satpol PP Tarakan. Diantaranya ada yang masih tergolong remaja, kita dapati di salah satu Losmen, di kelurahan Pamusian. Untuk orang yang tidak memiliki identitas ada yang mengaku ketinggalan, semua kita data dan sita KTP-nya kemudian selanjutnya kami suruh ke kantor Satpol PP Tarakan untuk mengambil,” ujarnya .

Operasi pekat gabungan yang melibatkan ratusan personil Satpol PP Provinsi Kaltara, Satpol PP Tarakan, TNI, Polri, Disdukcapil, camat dan lurah menyasar rumah sewa, losmen, dan tempat hiburan malam.

“Jadi untuk yang kasus identitas itu tadi, itu di data dan besok mereka disuruh datang ke kantor Satpol PP nanti langsung diadakan pembinaan oleh dinas yang menangani dalam hal ini disdukcapil kota tarakan,” demikian Aspian Noor. (mk88/rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here