TARAKAN, Mediakaltara.com – Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun 2021, Kejaksaan Negeri Tarakan menggelar pemusnahan barang bukti tindak pidana kejahatan yang telah Inkracht sekaligus menyampaikan perkembangan capaian kinerja periode Januari hingga Juli 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Adam Saimima mengungkapkan, jumlah SPDP 163 berkas perkara, sementara Pratut sebanyak 159 berkas perkara. Sedangkan penuntutan 190 perkara dan yang sudah di eksekusi sebanyak 85 perkara.

“Sementara untuk Tindak pidana khusus saat ini ada dua penyelidikan sedang berjalan. Pertama persoalan dugaan korupsi melawan hukum pembangunan Sarana dan Prasarana di SDN 052 menggunakan dana DAK tahun 2020. Kedua yakni dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang pelaksanaan pembangunan rumah kuliner di Kelurahan Karang rejo. Satu perkara sudah naik ke penyidikan yaitu persoalan SDN 052 Tarakan. Saat ini sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ungkapnya, Rabu (21/7/2021).

Untuk pemusnahan barang bukti, Kata Adam, semua berdasarkan putusan pengadilan Negeri Tarakan dan Surat perintah Kejaksaan yang merupakan hasil dari perkara Inkracht sejak Bulan Maret sampai dengan Juli 2021.

“Untuk barang bukti yang dimusnahkan dari perkara Narkotika 47 perkara, Pencurian 4 perkara, Undang-undang darurat Senjata tajam 7 perkara, perjudian 6 perkara, kesehatan satu perkara, penganiayaan 5 perkara dan kehutanan satu perkara,” demikian Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan. (mk88)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here