TARAKAN, Mediakaltara.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan menggelar konsolidasi kota Tanggap ancaman narkoba terhadap Beberapa instansi terkait di Tarakan, Kamis (16/9/2021).

Kasi Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNNK Tarakan, Muhammad Ali Imron mengungkapkan, dari kegiatan ini para pemangku kebijakan di Pemerintahan, Swasta, dunia usaha maupun Pendidikan diminta turut berpartisipasi agar Tarakan menjadi kota tanggap ancaman narkoba.

“Sudah banyak konsep yang berjalan untuk menunju kota tanggap ancaman narkoba, seperti pembentukan penggiat anti narkoba, melakukan tes urine, sekaligus membentuk relawan di lingkungan instansi atau usaha,” ujarnya.

Ia mengaku, beberapa instansi di Tarakan ada yang sudah membentuk satgas atau relawan anti narkoba.” Kalau kita lihat persentasenya hampir 50 persen instansi yang sudah membentuk satgas atau relawan. Tapi ini akan terus kami tingkatkan,” akunya.

Ali menyebutkan, Kegiatan ini merupakan salah satu indikator kegiatan lainnya untuk menilai apakah Tarakan tanggap atau tidak terhadap narkoba.

“Khusus di tiga kelurahan Bersinar yang ada di Tarakan sudah mulai melaksanakan program P4GN sebagai langkah tanggap ancaman narkoba. Kita harap OPD lain di Tarakan juga bisa melaksanakannya,” tuntas Ali. (Mk80)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here