TARAKAN, mediakaltara.com – Seorang Wanita pemandu Karaoke bernama Crsitin Paruak (39) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Komplek Sei Bengawan RT 02 Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Senin (23/11/2020) lali sekitar pukul 19.30 Wita.

Kapolsek Tarakan Utara, AKP Said Munir mengungkapkan, korban di temukan meninggal oleh seorang temannya yang hendak mengajak makan malam. Namun saat temannya itu membuka pintu kamar, ia lantas terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup dan posisinya masih setengah duduk.

“Saat didekati dan di cek ternyata sudah meninggal dunia. Sehingga teman korban itu berteriak minta tolong dan melaporkan kepada pemilik cafe, lalu kami di hubungi,” terangnya, Kamis (26/11/2020).

Menurut keterangan saksi, korban sebelumnya sempat melakukan kontak telpon dengan seseorang. Namun saksi tidak mengetahui, siapa yang ditelepon oleh korban. Saksi juga mengaku, korban ini tidak keluar kamar dari jam 4 sore. Korban juga sempat bertelponana dengan seseorang. Tapi masih kita dalami lagi.

“Sebelumnya, korban juga diketahui sempat bepergian untuk membeli obat. Tapi korban tidak memberitahu kepada rekan sesama pemandu karaoke sakit yang dia derita. Korban ini memang tinggal sendiri dan tidak ada keluarganya di Tarakan. Rencananya memang akan dimakamkan di Tarakan, karena pemilik cafe tidak mampu menyanggupi biaya pengiriman dengan menggunakan pesawat ke Makassar,” ungkap Said.

Hingga kini pihaknya masih menunggu hasil visum di RSUD Tarakan. Dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Kemungkinan korban ini sakit. Sementara masih dilakukan koordinasi dengan tim satgas Covid-19 guna memastikan apakah korban ini positif Covid-19 atau tidak,” demikian Kapolsek Tarakan Utara. (mk88/rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here