TARAKAN, mediakaltara.com – Pelaku penipuan berkedok EO Wedding dan Investasi yang meraup keuntungan dari korbannya mencapai Rp 1,7 Miliar, berinisial AI Tiba di Tarakan dengan pengawalan ketat personel Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Kaltara, Jumat (5/3/2021) sore tadi.

Sebelum tertangkap, AI melarikan diri ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Kaltara melakukan pengejaran, lalu tertangkap pada Minggu (28/2/2021) lalu, di atas Kapal saat berada di Kepulauan Alor bersama seorang rekannya berinisial SB.

Setibanya di Bandara Juwata Tarakan, Kanit Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Kaltara, AKP Guntar Arif Setiyoko mengatakan, Setelah mendapat informasi, terduga pelaku penipuan ini berada di NTT, selama seminggu pihaknya melakukan pencarian dan akhirnya berhasil menangkap pelaku penipuan ini di Alor.

Pelaku penipuan (Baju Biru) tiba di Tarakan setelah berhasil tertangkap Subdit 4 Dit Reskrimum di NTT.

“Saat kita kejar ke Atambua itu, dia nyebarang pakai kapal ke Alor, rencana dia mau ke Maumere. Pelaku AI bersama seorang rekannya lari ke NTT ini, rencananya akan mencari lokasi baru untuk membuka usaha distro dan warung makan,” ungkapnya.

Uang yang di bawa kabur pelaku, Kata dia kurang lebih Rp 1,7 Milyar, namun sudah berkurang hingga ratusan juta. Dari pengakuan AI, Uang sudah di pakai untuk buka usahanya di NTT.

“Dari pengakuan pelaku, korbannya ada belasan orang. Tapi yang melapor ke kita hanya dua orang. Tetap akan kita dalami karena diduga masih ada korban lainnya. Sementara satu orang rekan AI yang ikut ke NTT ini belum kita tetapkan tersangka, karena masih di dalami perannya,” terang Guntar.

Guntar menyebutkan, modus penipuan yang dilakukan AI yakni berkedok EO Wedding inisial HD. Korban yang menggunakan jasa EO ini telah menyerahkan uang ratusan juta, yang acaranya direncanakan bulan ini.” Paling banyak korbannya itu di penipuan investasi. Jadi pelaku ada juga menawarkan investasi usaha distributor sembako ke orang-orang, nanti bunga keuntungan bisa dapat 40 hingga 100 persen. Kalau untuk modus investasi baru dia mulai tahun kemarin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, AI merupakan owner EO Wedding HD ini dilaporkan setelah menipu orang, yang kerugiannya hingga Miliaran Rupiah. Pelaku AI membawa kabur uang acara nikah, serta uang Investasi usaha distributor Sembako. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here