TARAKAN, mediakaltara.com – Sejumlah masjid di Tarakan selama pandemi Covid-19, masih asa yang tetap melaksanakan sholat Jumat. Namun demikian Pemkot Tarakan melalui jajaran Dinas Polisi Pamong Praja bersama TNI/Polri tetap membatasi jamaah, guna mencegah penularan Covid-19 lebih luas.

Diketahui seperti di Masjid Al-Maarif petugas hanya mengijinkan warga sekitar masjid saja yang sholat di Masjid. Hal ini sempat membuat masyarakat lain sempat protes kepada petugas.

Menanggapi ini, Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Hanip Matiksan mengatakan, himbauan dan teguran kepada pengurus rumah ibadah terus dilakukan. Apabila berkali-kali tetap diindahkan maka pihaknya menyerahkan permasalahan tersebut kepada TNI/Polri.

“Kami Satpol PP sebagai koordinator pengamanan dan penegakan hukum. Alasan kami memblokade dan membatasi jamaah di rumah ibadah yang tetap buka dikarenakan mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang lebih meluas,” ujarnya.

Besar harapannya, adanya kesadaran dari pengurus rumah ibadah yang masih tetap membuka dan mengijinkan jamaah berkumpul

“Untuk masjid yang tadi masih menggelar sholat jumat sebanyak 4 Masjid, yaitu di Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Hang Tuah. Kita masih memberikan kelonggaran bagi jamaah sekitar masjid yang ingin melaksanakan shalat jumat. Hanya saja tetap mengikuti arahan Pemerintah Pusat untuk tidak terlalu ramai berkumpul di dalam masjid,” tuntasnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here