Langit-Langit Loby RSUD Pecah, Dua Korban Dilarikan Ke IGD

TARAKAN, mediakaltara.com – Langit-langit kaca, di Loby Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan pecah, setelah di injak seorang petugas cleaning service (CS). Pecahan tersebut juga tak sengaja mengenai seorang keluarga pasien yang berada tepat di bawah, Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 09.30 Wita.

Saat dikonfirmasi, Salah seorang saksi mata, Sari Aminah mengaku,saat itu sedang mengantri di loket pengambilan obat. Namun dirinya dikejutkan dengan suara pecahan kaca dari langit-langit Loby yang jatuh ke bawah.

“Tadi saya lihat ada satu orang terluka, tetapi langsung dilarikan ke IGD. Bilangnya ada orang yang menginjak langit-langit yang terbuat dari kaca itu. Makanya kacanya langsung pecah,” ungkapnya.

TAMPAK serpihan kaca dari langit-langit Loby RSUD Tarakan yang pecah pasca di Injak Seorang CS.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Tarakan, dr Muhammad Hasbi Hasyim menjelaskan, kejadian titu bertepatan saat dirinya sedang mengecek pengerjaan pembangunan di bagian kiri bangunan RSUD. Kemudian beberapa dirinya terkejut melihat ada kerumunan di sekitar lobi.

“Informasinya seorang Petugas CS menginjak kaca tersebut. kaca itu ketebalannya sekitar 1 cm aja. Kita juga tidak mengetahui apakah boleh diinjak atau tidak. Kita tentu tidak menginginkan kejadian seperti ini,” ucapnya.

Hasbi membenarkan, satu orang keluarga pasien mengalami luka ringan di bagian kepala. Sementara CS yang menginjak kaca tersebut mengalami luka lecet di bagian tangan, dan memar di bagian dada.

PENGUNJUNG RSUD yang penasaran, datang melihat.

“Korban yang luka kita lakukan tindakan medis segera. sudah rontgen juga. Jadi Luka ringan saja,” ungkapnya.

Ia membeberkan, pihak ketiga mengelola CS dinilai kurang berkoordinasi dengan RSUD Tarakan. Seharusnya di area tertentu, petugas kebersihan harus berkordinasi dengan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) agar di damping dan dibekali peralatan.

“Kalau dulu ya, pihak ketiga yang lama selalu koordinasi dengan K3. Mestinya (K3) menjadi tanggung jawab CS ini untuk memilah area mana yang harus di dampingi dengan K3. Beda misalnya kalau pel lantai kan tidak perlu pendampingan. Sementara bagian langit-langit yang jebol itu kami tutupi dengan triplek dan terpal agar air hujan tidak membasahi loby RSUD,” tutupnya. (m86/rt20)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *