TARAKAN, mediakaltara – Pasca temuan jasad seorang pria tanpa identitas (Mr.X) di pinggir sungai Jl. Cahaya Baru, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat pada Sabtu (12/6/2021) lalu, Satreskrim Polres Tarakan melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengetahui Identitas mayat itu yang diketahui bernama Jumadi (57).

Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi mengungkapkan, jasad jumadi sangat susah dikenali. Namun ditemukan ada tanda kekerasan seperti kuku dan gigitan binatang buas.

“Kita sudah mengumpulkan keterangan saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kita mendapat petunjuk salah satunya laporan dari ketua RT 2, kelurahan Karang Harapan, menyampaikan ada masyarakatnya yang hilang. Sehingga kita dalami dan kita datang ke rumah yang sedang dalam proses di bangun,” ungkap Aldi, Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan, rumah tersebut dalam kondisi baru di tinggalkan orang, di dalamnya belum ada dapur dan WC. Selain itu ditemukan ada sisa makanan dan kopi. Kemudian pihaknya menciba mencari kerabat dekat dan keluarga yang mengetahui ciri-ciri korban.

“Kita menemukan kerabatnya yang sering memijat korban dan mengetahui ciri-ciri orang tersebut. Saat di bawa melihat jasad korban ternyata ciri-ciri tubuh yang di sampaikan tukang pijat itu sama. Dimana korban memiliki belang di bagian tubuh seperti bekas tato,” kata Aldi.

Lanjut Aldi, di sisilain pihaknya juga mendapat petunjuk dari anak pemilik rumah yang mengaku bahwa orang tuanya memiliki baju dan celana sama persisi dengan yang di gunakan jasad tersebut.”Anak korban mengatakan baju yang dikenakan orang tuanya itu adalah baju pembagian dari perusahaan. Hari ini korban dimakamkan dan pihak keluarga menolak untuk di autopsi,” tambahnya.

Aldi menuturkan, korban berasal dari Makassar, di Tarakan dia tinggal sendiri. Rumah yang di tempati korban memang dekat dengan sungai.

“Kami juga mendapat informasi warga, kalau di sekitar sungai itu sering melihat buaya, biawak, dan monyet besar. Korban terakhir terlihat pada Senin lalu. Jadi pemukiman di sana memang agak berjauhan, sehingga ini salah satu faktor jasad cukup lama ditemukan,” Demikian Kasat Reskrim Polres Tarakan. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here