TARAKAN, mediakaltara.com – Pencarian satu korban terbaliknya Speedboat di perairan Bunyu beberapa waktu lalu bernama Yusuf, hingga hari ketujuh belum berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Sesuai prosedur, pencarian hingga tujuh hari ini merupakan hari terakhir SAR gabungan melakukan pencarian.
Kepala kantor SAR Tarakan, Amiruddin mengatakan, pihaknya melakukan pencarian terkahir ini hingga pukul 15.30 Wita.
“Sesampainya di posko, kami melakukan briefing dan evaluasi hasil kegiatan. Dari hari pertama hingga hari ini. Kami tidak mendapati tanda-tanda ditemukannya korban,” ungkapnya, Rabu (4/3/2020).
Berhubung hasil pencarian nihil, Amiruddin menerangkan, tim SAR gabungan baik dari KSOP, TNI, mahasiswa Universitas Borneo dari pecinta alam yang terlibat hingga tim dari kepolisian dan warga beserta keluarga korban, dinyatakan selesai dan ditutup.
“Tapi tidak menutup kemungkinan, jika ada tanda-tanda korban sudah ditemukan, operasi akan dibuka kembali. Sementara dari pihak keluarga, ikhlas, Karena sudah ketentuan takdirnya lah, kata keluarga korban,” jelasnya.
Disamping itu Amiruddin mengimbau kepada masyarakat maupun nelayan yang menggunakan perairan di Tarakan apabila menemukan korban di laut saat melintas, segera melaporkan ke kantor SAR Tarakan.
Ia menyebut, berdasarkan perhitungan posisi speedboat terbalik dan kondisi perairan disekitarnya, korban kemungkinan mengarah ke wilayah perairan Binalatung, Kecamatan Tarakan Timur hingga memasuki perairan Nunukan.
“Termasuk dengan perwakilan keluarga korban, kita sudah menyampaikan bahwa apabila di kemudian hari ada korban yang kita cari ini ditemukan, operasi SAR akan kita buka. ,” demikian amiruddin (rt20)

Leave a Reply