New York – Harga minyak dunia melonjak pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), didorong oleh data terbaru yang menunjukkan penurunan besar pada stok minyak mentah Amerika Serikat (AS). Meski demikian, para pedagang tetap memantau perkembangan negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok karena bisa memengaruhi permintaan terhadap minyak.
Mengutip Xinhua, Kamis, 5 Desember 2019, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik USD2,33 menjadi USD58,43 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah brent untuk pengiriman Februari naik USD2,18 menjadi USD63 per barel di London ICE Futures Exchange.
“Persediaan minyak mentah AS menurun selama pekan yang berakhir 29 November,” ungkap Administrasi Informasi Energi AS dalam sebuah laporan.
Menurut Weekly Petroleum Status Report, persediaan minyak mentah komersial AS, tidak termasuk dalam cadangan minyak bumi strategis, turun sebanyak 4,9 juta barel dari minggu sebelumnya. Analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan penurunan 1,4 juta barel.
American Petroleum Institute melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 3,72 juta barel minggu lalu. Pedagang juga menunggu pertemuan dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya akhir pekan ini untuk melihat kebijakan produksi mereka berikutnya.
Pelaku pasar dan analis berspekulasi bahwa produsen cenderung menjaga atau memperdalam pembatasan produksi saat ini untuk mendukung harga minyak. Pada Juli, OPEC dan Rusia, bersama dengan anggota non-OPEC lainnya, sepakat untuk memperpanjang pengurangan produksi 1,2 juta barel per hari selama sembilan bulan.
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna data ekonomi terbaru. Meski demikian, ketidakpastian perdagangan membuat pelaku pasar masih khawatir lantaran berpeluang memberi tekanan terhadap gerak pasar saham.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 146,97 poin atau 0,53 persen menjadi 27.649,78. Sementara S&P 500 naik sebanyak 19,56 poin atau 0,63 persen menjadi 3.112,76. Indeks Komposit Nasdaq naik sebanyak 46,03 poin atau 0,54 persen menjadi 8.566,67.
Sebagian besar dari 30 komponen Dow diperdagangkan di wilayah hijau, dengan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs masing-masing naik 1,97 persen dan 1,74 persen, memimpin kenaikan. Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan dengan catatan optimistis, dengan sektor energi naik 1,57 persen, pemenang terbesar. (Red/MK)

Leave a Reply