TARAKAN, mediakaltara.com –Pemberian tanda stiker terhadap mobil taksi online yang sempat tertunda beberapa waktu lalu. akhirnya telah diserahkan ke pihak Grab sebanyak dua stiker, sementara Gojek di berikan 10 stiker, nantinya di tempel ke mobil taksi online legal, Rabu (6/11/2019).

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto mengungkapkan, dari lampiran surat Dishub Kaltara, mobil grab yang legal hanya dua unit mobil, Sementara dari pihak Gojek yang legal sebanyak delapan unit.

“Kalau Gojek menerangkan mereka belum mengoprasikan mobil di area Tarakan. Kalau yang tidak memiliki izin ini, besar harapan untuk menahan diri. Silahkan urus, dan melapor ke pihak provinsi. Ketika ada kuota baru lagi untuk transportasi online akan kami awasi. Kami berharap masalah keributan bisa dicegah. Intinya plat kuning (taksi konvensional) jangan membuat pelanggaran,” terangnya.

Terpisah, Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Tarakan, Hamka mengaku, pihaknya kini bisa mengetahui mana transportasi online yang sudah berizin. Dia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bisa mencari solusi terkait keberadaan konvensional, kedepannya.

“Kami nanti juga berencana untuk bergabung bersama taksi online lain. Kami harap ini sudah bisa diatur. Kami juga mau beralih, Tapi kami harap ada bantuan DP untuk membeli mobil,” ujarnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here