NUNUKAN, mediakaltara.com – Pejabat Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Nunukan Rutin memeriksa buah-buahan yang akan diekspor. Buah-buahan asal Indonesia tersebut sangat diminati negara Malaysia.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tarakan mencatat jenis buah-buahan yang telah di ekspor ke negara Malaysia yakni buah mangga, naga, alpukat, manggis, salak dan jeruk nipis.

Seperti hari ini, Karantina Pertanian Tarakan memfasilitasi ekspor 16,5 ton buah yang terdiri dari buah mangga 11.040 kg. Buah naga 1.625 kg, alpukat 590 kg dan jeruk nipis 2.250 kg dengan nilai ekonomis 393.075.000 rupiah.

Komoditas hortikultura yang di ekspor telah melalui serangkaian tindakan karantina pertanian untuk memastikannya kesehatan dan sesuai dengan persyaratan teknis negara tujuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan dinyatakan sehat lalu diterbitkan dokumen karantina berupa phytosanitary certificate, yang merupakan jaminan kesehatan bahwa buah-buahan tersebut dalam kondisi sehat, bebas dari hama penyakit.

Secara terpisah, Kepala Balai Karantina pertanian Tarakan Drh. Ahmad Alfaraby mengapresiasi semangat ekspor dari pengusaha Kalimantan Utara khususnya daerah Perbatasan Nunukan.

Ahmad menjelaskan, prestasi ini tentu bukan semata hasil kerja Kementrian Pertanian melalui unit kerjanya saja. Diyakini ini merupakan kolaborasi pusat dengan daerah dan para pengusaha yang saling bersinergi untuk mengejar target peningkatan tiga kali lipat ekspor komoditas pertanian sesuai dengan program Gratieks.

“Dengan sinergisitas semua pihak, kita yakin target Gratieks di Kalimantan Utara dapat tercapai,” pungkas Ahmad Alfaraby. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here