TANJUNG SELOR, mediakaltara.com – Menemukan adanya pelanggaran di praktek tukang gigi, Satreskrim Polres Bulungan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung turun melakukan penindakan terhadap enam orang tukang gigi dianggap meresahkan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan mengungkapkan, dari penindakan itu pihaknya bersama Dinkes mendapati enam praktek tukang gigi tersebut tidak memiliki bukti keahlian, kemudian alat yang digunakan tidak higenis.”Selain itu kami juga mendapatkan di tempat tukang gigi ini beberapa alat kesehatan (Alkes) Berbahaya diantaranya suntikan, tang, dan pisau bedah. Seharusnya para tukang gigi ini hanya boleh membuat, serta memasang gigi Palsu saja,” ungkapnya.

Lanjut Yudhistira, keenam tukang gigi yang di amankan ini telah diberi peringatan keras, dan kegiatannya masih dalam pengawasan. Menurut Yudhistira, kegiatan kedokteran seperti pencabutan, tambal, pemasangan kawat, dan membersihkan karang gigi hanya boleh dilakukan dokter gigi.

Press rilis Penindakan enam orang tukang gigi di Bulungan

“Mereka (tukang gigi) bisa kita Kenakan pidana jika ada korban. Kalau memang ada korbannya bisa segera lapor ke kami. Mereka kita sangkakan Pasal 78 UURI Nomor 19 tahun 2004 tentang praktik kedokteran, dan Pasal 2 Ayat 1 Permenkes nomor 39 tahun 2014 tentang pembinaa, pengawasan, dan perizinan pekerjaan tukang gigi. Dalam kesempatan ini kami himbau juga ke masyarakat agar tidak melakukan tindakan medis ke tukang gigi. Tapi ke praktek dr gigi resmi,” tegasnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here