TARAKAN, mediakaltara.com – Memancing di sekitar perairan Pulau Tiga Mangkudulis Kabupaten Tanah Tidung, Sapriansyah (51) bersama temannya Hariyanto (29) tidak kunjung pulang sejak Selasa (16/6/2020) sampai Rabu kemarin. Merasa khawatir, pihak keluarga langsung melapor ke Kantor Search and Rescue (SAR) Tarakan. Dari pencarian yang dilakukan, Sapriansyah dan Hariyanto di temukan tewas mengapung di perairan Pulau Tibi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Amiruddin menjelaskan, sekitar pukul 15.00 Wita kemarin di perairan Pulau Tiga sekitar Mangkudulis korban sempat dilihat warga sedang memancing. Sebelum melaporkan kejadian ini pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak ditemukan.

“Personil kita bersama Polair Polda Kaltara langsung menuju tempat kejadian musibah (TKM) di perairan Pulau Tiga Mangkudulis. Tepat pukul 08.30 Wita, korban Sapriansyah ditemukan mengapung oleh warga yang melintas di perairan antara Pulau Tibi dan Juata Laut. Karena berdekatan dengan Mako Polair Polda Kaltara, maka personel langsung mengevakuasi korban. Setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk dilakukan identifikasi,” jelasnya, Kamis (18/06/2020).

Korban Sapriyansyah saat di evakuasi.

Pasca menemukan korban pertama, kata Amiruddin, proses pencarian korban Hariyanto dialihkan ke perairan Juata laut.

“Sekitar pukul 11.00 Wita kita menerima informasi kalau perahu korban ditemukan perairan Juata Laut juga. Untuk investigasi terkait penyebab tenggelamnya korban dilakukan pihak kepolisian,” kata dia.

Amiruddin membeberkan, pihaknya kembali menerima informasi dari tim dilapangan sekitar pukul 16.20 Wita korban Hariyanto ditemukan sejauh 3,2 nautical mile (NM) dari TKM korban Sapriansyah. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tarakan.

“Posisi ditemukan korban terapung di tengah laut arah timur laut dari penemuan korban pertama. Dalam proses pencarian tim gabungan terkendala dengan pasang surut air. Berdasarkan pengalaman petugas di lapangan, jika TKM diketahui berada di perairan Juata Laut maka korban akan berada di sekitar area tersebut. Karena sekitar situ selat,” demikian Amiruddin. (mk86/rt20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini