TARAKAN, mediakaltara.com – Pulang dari berwisata di pantai Amal lama, sepasang remaja menjadi korban jambret saat di perjalanan pulang sekitar jalan pantai Amal lama sekitar SMPN 10 Tarakan, Kecamatan Tarakan Timur, pada 10 November lalu, sekitar Pukul 20.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Tarakan IPTU Muhammad Aldi melalui KBO Reskrim, IPDA Sri Djayanthi mengatakan, pasangan remaja yang menjadi korban ini bernama Rendy dan Vhanesa. Saat melintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), Vhanesa yang di bonceng oleh Rendy akan pulang. Namun dari belakang muncul sepeda motor pelaku ES yang langsung merampas Tas milik Vhanesa yang berada di bahu kanan.

“Setelah menjambret pelaku sempat terjatuh, sehingga di kejar korban Rendy. Pada saat itu juga tersangka membuang tas tersebut di sekitar jembatan kuning jalan pantai amal,” katanya, Selasa (16/11/2021).

Mengetahui tas itu di buang Pelaku, lanjut Sri, Korban Vhanesa di turunkan Rendy untuk mengambil tas miliknya itu. Kemudian Rendy lanjut mengejar ES dan berhasil mendapatkannya lalu berteriak “maling”, sehingga warga sekitar berdatangan serta membantu mengamankan tersangka.

“Tersangka di giring ke Polres Tarakan. Sementara Barang bukti dari perkara ini yaitu Sepeda motor matic tersangka ES, tas, dompet, dan uang tunai Rp89.000. Sedangkan HP Iphone 7 Plus milik korban Vhanessa belum di temukan. Diduga HP itu juga sempat di buang tersangka,” terang perwira balok satu ini.

Dijelaskan KBO Satreskrim Polres Tarakan, ES bukan residivis. Dia nekat menjambret, hanya karena ada kesempatan saat melihat korban melintas.

“Dari perbuatannya ini tersangka ES kita jerat pasal 362 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara,” demikian Sri Djayanthi. (Mk80)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here