TARAKAN, mediakaltara.com – Laboratorium bersertifikasi digunakan sebagai parameter uji parasit, bakteri dan virus dari hasil laut di Tarakan, kini dimiliki Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan.
Saat dionfirmasi, Kepala BKIPM Tarakan Umar, melalui Kasi Tata Pelayanan, Jonison menjelaskan, laboratorium ini nantinya dapat melihat virus ada pada udang maupun kepiting, yaitu virus White Spot Syndrome Virus (WSSV). Kemudian dapat juga mengecek virus yang sering menyerang ikan Mas maupun ikan Nila, seperti Koi Herves Virus (KHV).
“Laboratorium kita sudah terakreditasi, Karena, kita kan pindah gedung. Otomatis harus mengusul kembali. Maka peralatan dan tempat yang digunakan harus dilhat lagi oleh tim dari Tim Akreditasi Nasional. Termasuk untuk mengecek desain dan letak laboratorium yang digunakan,” jelasnya.
Kata Jonison, tahun depan pihaknya merencanakan menambah ruang lingkup lagi untuk bakteri mutu. Diantaranya E. colli, TPC /ALT, dan organoleptic. Guna mengetahui kelayakan produk beku segar yang saat ini banyak beredar di Kaltara.
“Akreditasinya untuk tes uji parasit, bakteri, dan virus. Kalau bakteri kami hanya bisa menguji Vibrio Sp saja. Sedangkan jika ada bakteri yang diluar dari Vibrio SP, akan dirujuk ke laboratorium lain, Seperti di Balikpapan, Surabaya atau ke Makassar,” ujarnya. (m86/rt20)

Leave a Reply