TARAKAN, mediakaltara.com – Kabar adanya rencana operasi gabungan cipta kondisi (cipkon) TNI/Polri dalam skala besar, mulai 15 November hingga 21 November, yang beredar melalui pesan whatsapp. Ternyata informasi Hoax, sengaja di buat orang tak bertanggung jawab agar viral.

Saat dikonfirmasi, Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Eko Antoni Chandra Lestianto menuturkan, pihaknya bersama jajaran kepolisian, tidak ada berencana melakukan cipkon dengan skala besar.

“Yang saya tau hanya sebatas patroli. Kalau ada sesuatu hal kami hanya membantu menyelesaiakan secara persuasi dan bukan represif,” terangnya, sabtu (16/11/2019).

BEGINI isi pesan Hoax yang memberitahukan rencana Cipkon Skala Besar TNI/Polri.

Dandim meminta, masyarakat tetap tenang, dan tidak resah. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga keamanan agar tetap kondusif.

“kalau ada sesuatu membahayakan masyarakat, dan media langsung hubungi kami. Agar informasinya tidak meluas dan membahayakan. Sampai sekarang Tarakan masih kondusif dan kami juga terus waspada,” tuntasnya.

Diketahui, Isi dari informasi menyebut agar Ketua RT/RW dan warga terutama yang mempunyai anak usia remaja, mahasiswa, apabila tidak urgent, agar menghindari kegiatan yang sifatnya berkelompok, berkumpul, baik dalam ruangan maupun di dalam jalan atau lorong. Karena akan dilaksanakan cipkon skala besar selama 8 hari kedepan. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here