TARAKAN, mediakaltara.com – Melihat tren positif Covid-19 di Tarakan yang meningkat drastis dari waktu ke waktu, DPD KNPI Tarakan meminta pemerintah kota Tarakan dalam hal ini Dinas pendidikan dapat mengkaji ulang rencana pembelajaran tatap muka yang sedianya akan dilaksanakan di awal tahun 2021.

Ketua DPD KNPI Tarakan, Erick Hendrawan mengungkapkan, persayaratan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka ialah zona hijau. Sementara Tarakan hingga hari ini belum masuk ke zona hijau.

“Pernah memang Tarakan zona hijau tapi itu beberapa waktu lalu dan sekarang menurut data, Tarakan menjadi zona merah.

Kami juga akan melayangkan surat secara resmi kepada DPRD dan Pemerintah kota Tarakan agar bersama-sama mengkaji kembali rencana pembelajaran tatap muka ini,” ungkapnya, Jumat (18/12/2020).

Menurutnya, apabila kasus positif Covid-19 Tarakan masih belum stabil pembelajaran tatap muka mohon di tunda. Pihaknya tidak ingin ada cluster pendidikan di kota Tarakan.

“seyogyanya ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama agar proses pembelajaran tatap muka terselenggara dengan aman dari bayang-bayang covid-19,” demikian Erick. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here