TARAKAN, mediakaltara.com – Penyelesaian pengelolaan sampah di kota Tarakan Khususnya di kelurahan Gunung Lingkas masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah kota. Pasalnya, Hingga saat ini Kelurahan Gunung Lingkas belum memilik depo transfer sampah.

Lurah Gunung Lingkas, Degy Henru mengungkapkan, pihaknya kesulitan mencari tempat sebagai depo transfer sampah. Lantaran daerahnya itu dipadati pemukiman penduduk dan tempat usaha.

“Selama ini kita masih manfaatkan depo di Kelurahan Pamusian, dan Lingkas Ujung,”ungkapnya.

Ia mengaku, sudah mengajukan pembangunan depo sampah ke Pemkot Tarakan, namun pihaknya masih mengkaji dampak yang berpengaruh dengan warga sekitar.“Sementara kita nilai kalau di bangun depo di keurahan ini Minimal ada warga terdampak dengan aroma sampah, Serta ada dampak sosial baru di masyarakat. Selama ini saat penjemputan sampah di rumah warga kita belum ada kendala. karena pengelolaan sampah sudah di koordinir masing-masing RT. Tapi kami tetap akan mengupayakan sistem pengambilan sampah agar tidak menumpuk di rumah warga, melalui Alokasi Dana Kampung (ADK),” terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, Maslan Abdul Latif menanggap, bantuan ADK harus dimanfaatkan dengan baik. Ia menilai, ada berbagai kendala pengelolaan sampah di Kelurahan Gunung Lingkas.

“Kurangnya gerobak berdampak penumpukan sampah hingga dua hari. Disisi lain Adanya gerobak motor belum bisa maksimal juga,” singkatnya. (mk8/rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here