TARAKAN, Mediakaltara.com – Mengedepankan keadilan restorarif, seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YY (39) yang tertangkap mencuri di salah satu minimarket, Kelurahan Karang Balik, Selasa (5/10/2021) lalu telah terbebas dari jeratan hukum. Hal ini dikarenakan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalah tersebut secara kekeluargaan.

Motif Ibu tiga anak ini mencuri sembako karena terdesak kebutuhan hidup. Dimana dirinya harus memenuhi kebutuhan anaknya sendirian, dalam kondisi terhimpit ekonomi.

“Berkaitan kasus pencurian yang dintangani unit Reskrim Polsek Tarakan Barat. Kami ingin memastikan kembali penyelesaian perkara tersebut. Sehingga memanggil pihak minimarket dan pelaku pencurian. Dari pertemuan ini akhirnya dapat di mediasi dan timbul keadilan restorarif bagi kedua belah pihak,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tarakan IPTU Muhammad Aldi, Jumat (8/10/2021).

Aldi menyebutkan, ibu YY membesarkan sendiri tiga orang anaknya karena sudah di tinggalkan oleh suaminya. Ibu YY yang biasanya bekerja sebagai tukang cuci sedang menanggur dan sulit mencari pekerjaan, sehingga terhimpit ekonomi.

“Kedepannya kita akan tetap melakukan pengawasan terhadap ibu YY biar kejadian ini tidak terulang lagi. Kami juga telah memberikan santunan dan bantuan sembako untuk Ibu ini, agar sedikit meringankan kesulitannya,” terang Kasat Reskrim Polres Tarakan.

Untuk diketahui, awalnya aksi ibu YY pertama kali diketahui sang kasir minimarket ketika ibu YY hendak membayar barang yang akan dibelinya. Ibu YY terbukti mencuri barang kebutuhan sehari-hari, yang sebelumnya telah dipilihnya. Belakangan ibu YY sudah berkali-kali melakukan aksinya. Bahkan, aksi yang dilakukannya sempat terekam kamera pengawas (CCTV) minimarket. (Mk90)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here