NUNUKAN, mediakaltara.com – Melakukan penyelidikan peredaran narkotika jenis sabu-sabu, jajaran personil Polsek Sebatik Timur berhasil mengungkap dua bungkus sabu seberat 2 kilogram (Kg) lebih beserta dua orang tersangka masing-masing berinisial OS (34) dan SA (35) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Malaysia.

Pengungkapan ini berawal Pada senin (30/11/2020) lalu. Dimana personil Satreskrim Polsek Sebatik Timur mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang membawa Sabu-sabu di daerah larosalok. Kemudian tim bergerak ke TKP akan tetapi tersangka berhasil lolos dari Pengejaran dan tim berhasil mengamankan sebuah kotak styrofoam dan satu unit HP.

kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, S.IK melalui Kasubag humas Iptu M Karyadi mengungkapkan, dari dua barang bukti yang di temukan itu, selanjutnya personil melakukan pengembangan, pada Rabu (2/12/2020) malam.

Salah satu sosok tersangka setelah di lumpuhkan petugas.

“Dari penyelidikan anggota, ternyata kotak styrofoam itu milik Orang yang berada di Tawau Malaysia. Selanjutnya tim Melakukan Undercover mengembalikan kotak itu Kepada Pemiliknya,” ujarnya.

Beberapa jam setelah itu, kata Karyadi, tim bertemu dengan penjemput barang tersebut berinisial OS di perairan sebatik indonesia. Setelah bertemu dengan OS, tim memberikan kotak itu. Kemudian OS memberikan kotak itu kepada rekannya AS.

“Saat barang diterima Kedua Tersangka Petugas memberhentikan Speedboat yang digunakan mereka. Tapi tersangka tidak mau berhenti. Sebaliknya, salah satu tersangka melempari petugas dengan sebilah parang,” terangnya.

Barang bukti dua bungkus sabu.

Lantaran kedua tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas, Karyadi membeberkan, anggota memberikan tembakan peringatan. Namun tetap tidak mengindahkan peringatan itu, kedua tersangka terpaksa di lumpuhkan.

“Tersangka OS kita lumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki kanan, sedangkan tersangka AS di lumpuhkan pada bagian lengannya. Selain mengamankan tersangka kami juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kotak styrofoam, dua Bungkus sabu dalam plastik teh cina seberat 2033,1 gram, satu speed boat, satu unit mesin tempel, dan 3 unit,” bebernya.

Ia menegaskan, kedua WNA asal Batu 7 Tawau Malaysia itu telah mendekam di balik jeruji besi. Mereka nekat menyelundupkan sabu ke Indonesia, lantaran dijanjikan menerima upah masing-masing sebesar 3000 Ringgit Malaysia.

“Kita jerat kdua tersangka dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 (2), subsider pasal 112 (2). Ancaman maksimalnya 20 tahun penjara atau hukuman mati,” demikian Kasubag humas Polres Nunukan. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here