TARAKAN, mediakaltara.com – Meningkatkan Investasi di bumi Paguntaka (Kota Tarakan) Pemerintah kota (Pemkot) sedang berusaha menggagas Kawasan Usaha Peternakan (Kunak) produksi bibit kepiting di instalasi pembenihan (hatchery).

Saat dikonfirmasi, Walikota Tarakan, dr. Khairul M.Kes mengungkapkan, Kunak hatchery kepiting ini nantinya masuk di bagian pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun pihaknya masih menungg Peraturan daerah (Perda) Kunak tersebut di sahkan.

“Sekarang pembahasannya sedang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, kita Tidak bisa jalan kalau tidak ada regulasinya. Investornya sudah ada datang ke kita, tapi untuk menjalankan usaha ini tetap butuh payung hukum untuk mengembangkannya. Kalau sudah ada itu baru kita mulai tahapan berikutnya,”ungkapnya, pada mediakaltara.com.

Ilustrasi Kunak hatchery Kepiting

Khairul membeberkan, banyak investor dari Negara lain berminat. Diantaranya berasal dari Malaysia, china, Vietnam, dan Prancis. Ia juga mengaku, belum menghitung target investasi ini, karena investor tersebut juga masih melakukan penjajakan. Namun  untuk tahapan awal rencananya akan di gratiskan hetchre kepiting tersebut pada nelayan Tarakan.

“Tentu harus di bentuk badan usaha juga, karena ini di bidang usaha. Kalau di lakukan pemerintah dinilai agak berat, memang kita punya kompetensi, dan kemauan tapi tidak mempunyai waktu karena banyak tugas administrasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga harus menunjuk orang yang professional untuk bisa mengembangkan usaha ini. Dengan harapan menjadi perhatian khusus agar hasilnya baik,” tuntasnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here