TARAKAN, mediakaltara.com – Aliansi Gerakan Pemuda Daerah (Garuda) Kalimantan Utara mempertanyakan tindak lanjut mengenai laporan perkara ujaran kebencian yang diajukan di Polres Tarakan, pada 5 Mei lalu.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi dari Polres Tarakan tentang perkembangan hasil pelaporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh oknum anggota DPR RI berinisial DS di media sosial facebook pada 14 April lalu,” kata Koordinator Lapangan Aliansi Garuda Kaltara, Yudhi Hamdhani, Jumat (5/11/2021).

Yudi menyebutkan, Sudah enam bulan pihaknya menunggu kabar tentang laporan itu, namun sampai sekarang tidak ada kabar. Tentu ini menjadi pertanyaan besar bagi Aliansi Garuda, kepada Polres Tarakan.

hingga sekarang pihaknya juga belum mendapatkan informasi dari Polres Tarakan untuk mediasi atau dimintai keterangan.

“Serta Aliansi Garuda juga belum menerima informasi tentang Surat Penghentian Penyelidikan Perkara (SP3) dari Pihak Polres Tarakan,” bebernya.

Olehnya itu, Aliansi Garuda Kaltara berharap setiap pelaporan dari masyarakat terhadap berbagai kasus yang muncul di kalangan publik, tidak diambangkan dan berlarut – larut tanpa penyelesaian.

Sehingga, menurutnya, terkesan terjadi pembiaran terhadap kasus-kasus yang telah dilaporakan ke Polres Tarakan.

“Bahkan menimbulkan dugaan – dugaan yang berakibat menimbulkan ketidakkepercayaan publik terhadap institusi hukum,” tuturnya.

“Jadi kami berharap kepada pihak Polres Tarakan untuk dapat memberi informasi yang bisa memberi kepastian hukum terhadap pelaporan yang telah Aliansi Garuda sampaikan secara resmi, sehingga kami dan publik bisa mengetahui kasus ini masih berlanjut atau memang dihentikan,” tambah Yudhi. (Mk90)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini