TARAKAN, mediakaltara.com – Emi kurir sabu 5 Kilogram yang di tangkap Subdit gakum Dit Polairud Polda Kaltara, Senin (3/2/2020) lalu, berkas perkaranya dalam waktu dekat akan tahap satu, sehingga sebagian barang bukti sabu dimusnahkan, Jumat (14/2/2020).

Sabu-sabu itu dimusnahkan sendiri oleh Emi menggunakan blender, lalu dibuang ke kloset kamar mandi. Sementara sebagian barang bukti sabu disisihkan untuk barang bukti di persidangan nanti.

Saat dikonfirmasi, Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Herry Sasangka mengungkapkan, penyidikan serta berkas perkara persiapan tahap satu.

“dalam waktu dekat akan kita kirim ke Kejaksaan Negeri Tarakan. kalau pengembangan kasus ini, kami akan berkoordinasi dengan BNNP Kaltara dan Dit Resnarkoba Polda Kaltara. Termasuk menelusuri komunikasi terkait pengiriman sabu yang diduga didapat dari HP tersangka,” ujarnya.

Tersangka musnahkan sendiri barang bukti sabu.

Lanjut Herry, Ibu Rumah Tangga (IRT) itu akan disangkakan pasal 112 ayat 2 subsider pasal 114 ayat 2 Undang undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.”Saat ini tersangka dititipkan di Rutan Polres Tarakan hingga proses penyidikannya selesai. Selanjutnya, setelah pemberkasan selesai, Emi akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tarakan,” ungkapnya.

ditambahkan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tarakan, Banan Prasetya, lantaran penangkapan dilakukan Polda Kaltara maka kasus ini akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Kaltim.

“Berkas perkara pasti masuk ke Kejaksaan Tinggi Kaltim, Karena di Kaltara belum ada Kejaksaan Tinggi. Jadi, tahap 1 akan ke sana. Sedangkan persidangan, akan melihat proses lebih lanjut. Pasalnya dari asas manfaat, apakah disidangkan di Nunukan karena penangkapan di wilayah Sebatik, Nunukan. Selain itu, mempertimbangkan sidang di Tarakan, jika merujuk pada pasal 84 KUHAP karena sebagian besar saksi di Tarakan, maka Pengadilan Negeri Tarakan berwenang untuk mengadili perkara,” terangnya. (rt20)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here