Malinau – Berkenaan dengan 2 agenda daerah Kab. Malinau yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2019 yaitu Pembukaan Bulan Bakti RT Bersih 2019 dan Pencanangan Desa Long Loreh sebagai Desa Wisata, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM memimpin langsung rapat persiapan pada hari Rabu 12/06/19 di Desa Long Loreh.

Foto: Diskominfo

“Acara Bulan Bakti RT Bersih ini merupakan acara yang kesekian kalinya sejak kepemimpinan Pak Yansen TP dan Pak Topan Amrullah. Acara ini akan dimulai dari tanggal 14 Juli sampai dengan 14 Agustus. Dan pada waktu bersamaan juga akan dicanangkan Desa Long Loreh sebagai desa wisata,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sekda Malinau menjelaskan, dicanangkannya Desa Long Loreh sebagai desa wisata, merupakan tindak lanjut dari permohonan masyarakat Desa Long Loreh yang disampaikan melalui Kepala Desa Long Loreh kepada Bupati Malinau dan mendapat sambutan positif. Oleh Bupati Malinau memberikan beberapa catatan seperti segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik, menampilkan karakteristik desa serta memiliki tempat-tempat objek wisata yang bisa menjadi daya tarik untuk dikunjungi.

“Meskipun berada disekitar daerah pertambangan, justru inilah titik atau poin tertinggi karena Desa Long Loreh menjadi sentra dari daerah-daerah pedalaman serta mempunyai karakteristik tersendiri. Dengan memanfaatkan karakteristik ini kemudian memanfaatkan perusahaan yang ada disekitar, tidak menutup kemungkinan Desa Long Loreh menjadi desa wisata yang luar biasa. Dan animo masyarakat sampai saat ini sudah menunjukkan kearah sana,” ungkapnya.

Sementara itu, Mina Lawai Kepala Desa Long Loreh mengatakan bahwa persiapan acara penyambutan Bulan Bakti RT Bersih dan pencanangan desa wisata sudah mencapai 85% dan pihaknya terus berupaya untuk memberikan yang terbaik dengan bantuan dari masyarakat sekitar yang memang sangat antusias terhadap acara tersebut.

“Untuk kendala yang dihadapi tentu ada, akan tetapi kita bersyukur dari pihak perusahaan akan mensuport acara ini dan kita terus ingin melakukan kerjasama agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kemudian, Kades Mina menjelaskan mengenai keunggulan yang bisa ditampilkan untuk dijadikannya Desa Long Loreh sebagai Desa Wisata diantaranya memiliki tempat wisata yang mungkin tidak dimiliki desa lain seperti adanya tempat wisata alam mulai dari pengunungan, hutan rimba yang sangat luas yang dipenuhi pohon-pohon rindang serta kayu-kayunya yang terlihat sangat cantik, selain itu juga terdapat 3 air terjun yang ada di Desa Loreh.

“Harapan kita desa ini kedepan menjadi desa yang handal dan bisa memberikan contoh kepada desa-desa yang ada disekitar,” ujarnya. (red/Diskominfo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini