Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange melonjak hampir dua persen pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena meningkatnya ketegangan perdagangan yang akhirnya mendorong permintaan terhadap aset-aset safe-haven.

Ilustrasi

Mengutip Antara, Sabtu, 24 Agustus 2019, kontrak emas paling aktif untuk Desember, melambung sebanyak USD29,10 atau 1,93 persen menjadi menetap di USD1.537,60 per ons. Sementara investor telah berbondong-bondong beeralih ke aset safe haven emas setelah Tiongkok mengumumkan tarif tambahan akan dikenakan pada barang impor dari Amerika Serikat (AS).

Adapun tarif tersebut senilai sekitar USD75 miliar usai kenaikan tarif Amerika Serikat yang baru diumumkan untuk barang-barang Tiongkok. Dalam hal ini, Tiongkok mengatakan pengenaan tarif tambahan merupakan respons paksa terhadap keputusan sepihak Amerika Serikat dan proteksionisme perdagangan.

Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara Tiongkok mengungkapkan 5.078 produk AS dikenakan tarif tambahan 10 persen atau lima persen, yang diterapkan dalam dua kelompok serta berlaku masing-masing 1 September dan 15 Desember. Tiongkok juga melanjutkan tarif tambahan 25 persen atau lima persen untuk kendaraan dan suku cadang buatan AS mulai 15 Desember.

Menyusul perkembangan terakhir, indeks-indeks acuan saham AS, Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq semuanya anjlok sekitar dua persen, karena investor melepas ekuitas berisiko dan beralih ke emas. Hal ini seiring dengan investor mencari imbal hasil yang lebih aman dibandingkan dengan di pasar saham.

Sementara itu, indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,48 persen menjadi 97,70 menjelang penyelesaian perdagangan emas. Ketika USD melemah, emas yang dihargakan dalam dolar AS biasanya naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan September naik sebanyak 37,3 sen atau 2,19 persen menjadi ditutup pada USD17,413 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan Oktober turun sebanyak USD6,60 atau 0,77 persen menjadi menetap di USD855,30 per ons. (red/medcom)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini