TARAKAN, mediakaltara.com – Sebelum Transmart mulai di bangun di kota Tarakan, yang nantinya bertempat di gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, pihak pengelola harus menginput data dari Online Single Submission (OSS).

Bidang Penyelenggara Perizinan dan Non Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Tarakan, Iwan Abdullah mengatakan, izin usaha yang tertera di OSS, akan mengikuti aturan dari pusat. Pemohon langsung mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), BPJS perusahaan, RPTKA, dan Izin lokasi, dengan cacatan izin lokasi otomatis terdaftar bagi yang sudah memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). “Disitu nanti keluar smua izinnya. Jadi tinggal di centrang saja di kolom kalau persyaratannya sudah lengkap,” ujarnya.

Soal perizinan lain, Iwan menjelaskan, seperti memasang reklame, pihak Transmart bisa mengurus izin di Badan Pengelolaan Pajak, dan Retribusi Daerah (BPPRD). Kemudian, apabila nantinya pihak Transmart membutuhkan gudang itu harus mengurus izin komersial,” keduanya ini penyelesaiiannya di daerah,” Singkatnya.

Diketahui, salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia ini (Transmart) di rencanakan  hadir di Tarakan tahun 2020 mendatang. Rencana kehadiran ini disambut baik oleh pemerintah kota Tarakan dengan memberikan lahan di DPUTR. Selain itu, kawasan strategis lain, juga nantinya akan diberikan.(m86/rt20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini